Ulasan cerita :
Dikisahkan ada 3 orang ukhti yang terserang penyakit galau. Penyakit ini kemudian terdeteksi oleh temannya, dan kemungkinan penyebab dari kegalauan ini adalah karena kurangnya interaksi dengan Al Quran. Untung Allah masih menyayangi mereka dengan mengirimkan temanya yang baik hati dan mamah dedeh. Memperbanyak interaksi dengan Al Quran dan Saling mengingatkan dalam kesabaran dan kebaikan akan membuat hati lebih tenang dan damai dalam menghadapi permasalahan.

Babak Pertama
Narrator
Dari Masid Nurul Islam Yogyakarta, dengan bangga,
Syu-vo mempersembahkan “Kisah Ukhti Galau”
Di sebuah terbaik di negri ini,
yang orang2 mengenalnya dengan singkatan UGM
kependekan dari Universitas Gadjah Madani.
Hiduplah seorang ukhti manis nan ceria. Namanya ukhti Didi.
Ukhti Didi
*habis Tilawah Quran*
Shadaqallahuladzim
Pagi ini anter undangan dulu deh ke kos Ukhti Jemi ah
Terus syuro di masjid kampus
Narrator
Di Kamar Kos Ukhti Jemi
Ukhti Jemi
*bergumam*
Satu satu pada nikah semuanya. Aku kapan ya? Hadeeh
Ukhti Didi
Assaalamualaykum
Weh,. Lagi apa e ukh? Pagi pagi udah ngelamun aja.
Eh eh, itu undangannya siapa?
Ukhti Jemi
Kumsalam
Nggak ngelamun koq, lagi baca undangan.
Undanganya Indah. Kamu kenal?
Ukhti Didi
Ani ??
Indah anak Sastra itu? Anak 2007 juga kan dia?
Subhanallah. Pada cepet cepet ya,.
Eh eh, tapi ini ada yang lebih spektakuler deh.
Tada !! temen kita Anjar mau menikah pekan depan lho,.
Bla bla bla ...